Selamat Datang di Blog Kami

Tempat Mengekspresikan Karya dan Tulisan kami berupa Artikel, Berita Seputar IPM,Muhammadiyah dan Public, kompilasi materi dll

Kafilah Peserta Muktamar asal Lampung

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kafilah Peserta Muktamar asal Lampung

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Personil PC IPM Metro Pusat

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Shering Bersama Alumni IRM-IPM

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 02 April 2014

Gelar Aksi Damai Tolak Golput dan Money Politik

Imopuro - Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Metro Lampung mengadakan aksi damai “Pelajar Tolak Golput dan Politik Uang”.  Aksi  ini diikuti sekitar 100 pelajar Muhammadiyah se-Kota Metro yang terdiri dari dua pimpinan acabang dan 6 pimpinan Ranting. Aksi ini bertujuan untuk megajak masyarakat menggunakan hak suaranya dan menjadi pemilih yang cerdas.

Aksi yang dilaksanakan di Lingkaran Taman Merdeka Kota Metro (depan Rumah Dinas Walikota Metro) diawali dengan tebar bunga dan pembagian selembaran pesan yang berisikan himbauan untuk menolak politik uang dan Golput pada pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang. Menurut Asmara Setia sebagai koordinator Aksi tersebut menyampaikan dalam orasinya bahwa masyarakat sudah selayaknya menggunakan hak suara mereka dan menjadi pemilih-pemilih yang cerdas. Tentunya pemilih yang tidak menjual hak suaranya hanya dengan beberapa rupiah saja.

Mengingat banyaknya politik uang yang terjadi pada masyarakat kita hari ini, untuk itu, kita sebagai masyarakat Indonesia harus senantiasa mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang semakin banyak tidak memihak kepada masyarakat. Oleh karena itulah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Metro Lampung menggawangi untuk melakukan sebuah penyadaran pada masyarakat, dimulai dari penyadaran akan pentingnya pemilu yang merupakan pintu gerbang kepemimpinan yang baru.

Ipmawan Darso selaku Ketua Umum PD IPM Kota Metro mengatakan bahwa Politik Uang merupakan  pembunuhan karakter bagi masyarakat. Karena masyarakat yang seharusnya kritis dalam menggunakan hak suara untuk menentukan Indonesia lima tahunn ke depan, hanya dibeli dengan beberapa rupiah saja, atau bahkan hanya dengan satu kilogram gula dan sebagainya. Selain itu, dia mengungkapkan bahwa walau tidak secara langsung, Politik uang tersebut berujung pada kecenderungan Masyarakat untuk tidak menggunakan hak suaranya, dengan kata lain ‘Golput’.

Sekalipun politik uang bukan hal baru dalam perpolitikan Indonesia, akan tetapi upaya penyadaran kepada masyarakat dikalangan menengah ke bawah tetap harus menjadi prioritas penting kita bersama. Karena politik uang pada akhirnya memicu adanya korupsi. Kekhawatiran inilah yang memacu semangat Ikatan Pelajar Muhammadiyah se-Kota Metro untuk melakukan penyadaran pentingnya menolak Golput dan Politik Uang. (Sekjen IPM Komet)
Foto Kader IPM Komet

Foto Kader IPM Komet

Foto Kader IPM Komet

Jumat, 21 Juni 2013

Semarak 52th IPM

Ikutilah !!

Spesial buat kamu yang ngakunya kader or aktivis IPM or Alumni IPM/IRM di Kota Metro, sumonggo meriahkan acara ini ........



ingeet yaa datelinenya
Pengiriman Naskah   : 11 Juni - 15 Juli 2013
Penjurian                      : 15 - 20  Juli 2013
Pegumuman                : 25 Juli 2013

Selasa, 18 Juni 2013

Panduan IPM

Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah sebuah organisasi kepemudaan berskala Nasional yang objek dan sabjek garapannya adalah kaum pelajar atau masyarakat pelajar, baik pelajar di bangku sekolah atau yang sudah kuliah dengan batas-batas usia tertentu. Sebagai organisasi berskala Nasional, sudah barang tentu sistem pengelolaannya di tata terstruktur dari Pusat hingga Ranting yang acuannya bersifat centralisasi, tetapi punya hak otonomi untuk masing-masing Pimpinan dalam mengurus Rumah Tangganya sendiri.

Sebagai suatu sistem yang sifatnya centralisasi, maka konsep gerak dan langkah perjuangan IPM di motori oleh PP IPM sebagai  aktor konseptuator. Sistem Centralisasi yang dimaksud bukan berarti otoritas mutlak dari PP IPM, tetapi hasil workshop atau musyawarah bersama berskala Nasional, yang kemudian hasilnya di sosialisasikan ke seluruh warga IPM di seluruh Indonesia. Maka dari itu, lahirlah yang biasa kita kenal Tanfidz, Panduan-panduan tentang IPM, Juknis, buku-buku materi dan lain sebagainya.

Memahami hal diatas mengenai sistem pengelolaan IPM, tentu kalo saya pikir ternyata cukup mudah. Bagaimana tidak, apa saja yang hendak para keder IPM ingin lakukan, bisa di bilang hampir semuanya ada penduannya. Pertanyaannya adalah kita kreatif apa tidak? Kreatif update berita seputar IPM  dan persyarikatan kekinian, kreatif mencari dan membaca sumber-sumber refrensi IPM, kreatif aktif menggerakan IPM, kreatif partisipatif berbagai kegiatan IPM dan persyarikatan, kreatif membangun relasi, dan kreatif-kreatif lainnya.

Tuntunan Muhammadiyah



Syiar Muhammadiyah




Referensi Muhammadiyah




Tuntunan Islam




Pedoman Hidup Islami

Iman


Berisi tentang penjelasan seputar iman kepada Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari akhir, Qadla dan Qadar

Kitab Masalah Lima


Berisi tentang penjelasan singkat seputar 5 permasalahan, yaitu : masalah agama, dunia, ibadah, sabilillah dan qiyas

Kitab Wakaf


Berisi tentang penjelasan seputar masalah wakaf serta dalil-dalil yang mendasari

Kitab Beberapa Masalah


Berisi tentang penjelasan mengenai beberapa permasalahan seperti; hukum orang yang mengimankan kenabian seseorang setelah Nabi Muhammad SAW, Hukum mengenai Alatul Malahi dll


Wawasan KeMuhammadiyahan



Visi Misi Muhammadiyah


Link donload ada yang via 4shared, silahkan login dengan akun anda, jika belum punya sumonggo register terlebih dahulu, supaya link donload terlihat, jangan khwatir, register 4shared Free, alias gratis yang penting punyq email yang aktip.

Jangan lupa komentar yaaa 


posted by h_s

Dasar-dasar Gerakan IPM



Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah gerakan islam Dakwah amar ma’ruf nahi munkar di kalangan pelajar dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat islam yang sebenar-benarnya. IPM memandang islam sebagai agama yang berkemajuan yang bersifat rahmatan lil alamin. Hal dimaknai bahwa islam adalah risalah yang di bawa oleh Nabi Muhammad saw mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mewujudkan kehidupan umat manusia yang tercerahkan. Islam yang berkemajuan dan menghadirkan pencerahan sebagai refleksi dari nilai-nilai emansipasi (yad’uun ilal khoir), humanisasi (ya’muruun bil ma’ruf), dan liberasi (yanhauna ‘anil munkar), sebagaimana yang terkandung dalam al-Qur’an surat Ali-Imron : 104






“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. (Q.S Ali-Imro :104)

Spirit inilah yang menjadi landasan atas  setiap proses pencerahan yang dilakukan IPM. Pencerahan sebagai jalan islam yang membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan, ketertindasan, kejumudan, dan ketidakadilan hidup umat manusia. Sehingga atas dasar pandangan islam yang berkemajuan dengan gerakan pencerahan, maka IPM sebagai sayap gerakan pelajar harus menjadi gerakan ilmu ata gerakan penerdasan.

Namun, proses pencerdasan yang dilakukan IPM mesti berdasarkan ilmu pengetahuan. Karena IPM menganggap bahwa ilmu pengetahuan adalah awal dari sebuah peradaban. Maka dari itu, IPM sebagai gerakan pencerdasan untuk mewujudkan transformasi sosial mesti  melandaskan setiap gerak langkah perjuangannya pada perkembangan ilmu pengetahuan. Sebab, dari kemajuan ilmu pengetahuanlah, sebuah perubahan dapat terwujud. Sebagaimana yang tertuang dalam salah satu ayat al-Qur’an surah al-Qolam ayat 1 yang menjadi semboyan IPM yakni:

“Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis”. (Q.S al-Qolam : 1)

Proses  pencerdasan yang dilakukan tentunya tidak terlepas dari identitas IPM sebagai aksentuator dakwah dan lembaga  kaderisasi lembaga Muhammadiyah dikalangan pelajar. Proses kaderisasi ini dimaksudkan untuk mewujudkan kader berkemajuan (imajinatif, kreatif, dan kontenplatif) yang dapat menjadi pelopor, pelangsung, penyempurna gerakan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah swt dalam al-Qur’an surah an-Nisa’ ayat 9, dan al-Hasyr ayat 18, yang artinya :
   
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar.” (Q.S an-Nisa’ : 9)

 “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S al-Hasyr : 18)

Pencerdasan yang dilakukan IPM dalam rangka proses perubahan ke arah yang lebih baik (khoir). Hal ini dapat diwujudkan dengan mengupayakan kemandirian pelajar. Kemandirian yang dicapai  melalaui proses pemberdayaan segala potensi dan kreatifitas yang dimilikinya. Hal ini dianggap perlu, sebab kemandirian adalah sebuah keniscayaan dalam diri setiap manusia, termasuk pelajar. Kesemuanya ini akan melepaskan kita dari segala bentuk ketergantungan baik secara personal maupun gerakan sehingga kita mampu menjaga indenpendensi  dalam menentukan sikap dan langkah perjuangan untuk komunitas pelajar. Keyakinan ini dilandaskan pada al-Qur’an surat ar’Ra’d ayat 11, yang artinya : 

Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Q.S Ar-Ra’d : 11)

Selanjutnya, dengan kemandirian sebagai sebuah gerakan pelajar IPM mengupayakan terjadinya (transformasi sosial), yakni perubahan ke arah yang lebih baik dikalagan pelajar. IPM harus melakukan proses aggregasi dan mengartikulasikan segala kepentingan pelajar. Segala bentuk ketimpangan, penindasan, pembodohan,  ketidakadilan dan kejahatan kemanusiaan harus segera dihapuskan dalam kehidupan pelajar Indonesia. Karena kehidupan bukanlah suatu hal yang given (diam, stagnan). Realitas yang timpang ini  dapat diubah didasari dengan kesadaran kritis dan melakukan perubahan. Kritis yang maksud adalah kesadaran yang menghendaki perubahan setruktur ketidakadilan secara fundamental menuju sistem sosial yag lebih adil. Perjuangan sistem sosial atas dasar humanisasi, liberasi, dan transendesi. Pandangan ini berdasarkan pada firman Allah dalam al-Qur’an surah ali-Imron ayat 110, yang artinya :

“kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (Q.S Surat Ali-Imron :110)

IPM berkomitmen untuk terus memperjuangakan pandangan dan misi Islam yang berkemajuan sebagaimana spirit awal kelahirannya sebagai ideologi kemajuan untuk pencerahan kehidupan. Sehingga, masyarakat Islam yang maju, adil, makmur, demokratis, mandiri, bermartabat, berdaulat, dan berakhlak-mulia (al-akhlaq al-karimah) yang dijiwai nilai-nilai Ilahiah. Masyarakat Islam menjunjung tinggi pemihakan terhadap kepentingan pelajar, perdamaian dan nir-kekerasan, serta menjadi rumah besar bagi golongan dan kelompok pelajar tanpa diskriminasi sepanjang zaman akan senantiasa diperjuangkan oleh IPM.

Dari uraian dasar-dasar gerakan IPM di atas, maka IPM menetapkan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam bergerak memperjuangkan idealitas yang dipahaminya sebagai berikut :

Nilai Ketauhidan
Tauhid yang dimaksud dimaknai tidak hanya sekedar konsepsi teologis semata. Tetapi bagi IPM, konsep Tauhid hadir sebagai substansi ajaran Islam yang rahmatan lil alamin yang menghendaki kebenaran, kemaslahatan, kemajuan dan pencerahanmelalui pengejawantahan dalam bentuk praksis dan implementatif untuk menjawab semua permasalahan kehidupan.

Nilai Keilmuan
IPM memandang ilmu pengetahuan merupakan awal dari sebuah peradaban. Karena dari perkembangan ilmu pengetahuanlah sebuah perubahan dimulai dan dikreasikan. Ilmu merupakan variabel independen bagi perkembangan masyarakat. Olehnya itu, IPM menaruh perhatian yang besar pada perubahan dan pembaruan ilmu (ideas). IPM berkeyakinan bahwa ilmu pengetahuan memiliki posisi penting dalam sebuah gerakan dalam melakoni proses pencerdasan, pencerahan dan pembebasan dari kesalahan berpikir sebagai upaya mewujudkan transformasi sosial.

Nilai Kekaderan
Selain mengisyaratkan keniscayaan IPM sebagai organisasi kader Muhammadiyah yang mengharuskan IPM melahirkan anak panah Muhammadiyah di lingkungan pelajar, nilai ini juga menegaskan bahwa IPM berupaya untuk mewujudkan kader yang berkemajuan (imajinatif, kreatif dan kontemplatif) yang ditopang dengan akhlak mulia menuju masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Nilai Kemandirian
Nilai ini ingin mewujudkan kader-kader IPM yang memiliki jiwa independen dan mempunyai keterampilan pada bidang tertentu (skill) sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi fitrah insaniah dalam bentuk kemandirian personal dan gerakan tanpa tergantung pada pihak lain.

Nilai Kemasyarakatan
Nilai ini berasal dari pandangan IPM yang meyakini bahwa masyarakat (kaum pelajar) dapat mempengaruhi terjadinya perubahan sosial. Perubahan yang dimulai dari human action (tindakan manusia) yang berlandaskan pada semangat yang sama dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. 

Sourch : Tanfidz Muktamar XVIII Palembang 2012 



posted by hs

Jumat, 03 Mei 2013

Kemampuan Memimpin adalah Anugrah Tuhan

Kemampuan Memimpin adalah Anugrah Tuhan[1]

Kemampuan Memimpin Adalah Anugrah Tuhan

Kemampuan memimpin adalah anugrah Allah swt yang diberikan kepada seseorang  yang kadang tidak diberikan kepada orang lain. Kemampuan tersebut kadang tidak diperoleh bukan karena dengan sengaja dia belajar dan ditatar tentang ilmu kepemimpinan, namun dia telah memiliki seni kepemimpinan yang tinggi (art of leadership) yang membuahkan keberhasilan  amal yang membanggakan dan patut disyukuri.

Rasulullah adalah tauladan yang sangat jelas. Dia berhasil memimpin umat, bukan karena dia memiliki pengetahuan luas tentang ilmu kepemmimpinan, bukan pula orang yang pernah lulus dari lembaga pendidikan tentang kepemimpinan, namun dia adalah orang  yang mendapatka anugrah dari Allah SWT.

Kalo ternyata dimasa mendatang, Muhammadiyah mendapat pemimpin yang beranugrah tersebut, kita tidak perlu ragu untuk menaati dan mengikuti langkah kepemimpinannya, menolong dan membantu melaksanakan programnya dan bukan sebaliknya, kita pasang kuda-kuda untuk menghalangi dan menjatuhkannya, mendengki dan menjauhkan orang dari padanya. Dengan demikian, berarti kita telah berbuat baik dan berjasa kepada umat, sehingga termasuk dalam golongan muhsinin.

Kita yang hidup dalam Muhammadiyah, apalagi pemimpinnya, seharusnya selalu berusaha memiliki beberapa hal sebagai berikut :
1.   Memahami dengan sungguh, apa sebenarnya Muhammadiyah itu, dan lebih dari itu apa sebenarnya islam itu.
2.   Ikhlas
3.   Beramal
4.   Berjuang
5.   Pengorbanan
6.   Ketaatan
7.   Kemantapan
8.   Persaudaraan
9.   Percaya

Yang dimaksudkan memahami, adalah kita mengerti dan menyadari betul, bahwa berserikat dalam Muhammadiyah adalah tidak lain beramal dan berbuat secara total dengan islam dan untuk islam itu sendiri. Islam adalah tata  aturan yang meliputi segala bidang dan segi kehidupan secara menyeluruh. Islam adalah meliputi aqidah, ibadah, akhlak, keadilan, budaya, seni, ilmu pengetahuan, cinta, hukum, kekuatan, kerja, kekayaan, politik, sosial, ekonomi, juga, dakwah, jihad dan pemikiran. Termasuk memahami adalah mengerti dan menyadari, bahwa al-Qur’an dan Sunah adalah rujukan setiap muslim untuk mengetahui hukum Islam.

Yang dimaksud dengan ikhlas, kita orang Muhammadiyah beramal dan berjuang dalam Muhammadiyah semata-mata mencari keredhoan Allah swt, mengharap pahala kepadaNya, tanpa dikontaminasi interest dan pertimbangan keuntungan materi, jabatan, pangkat, dan predikat. Sebagai buah memahami dan keikhlasan adalah amal dan kerja.

Dengan beramal, kita berusaha untuk memperbaiki diri sendiri, sehingga menjadi manusia yang sehat jasmani, sehat rohani, dalam arti berakhlak tinggi, mampu berfikir, mampu bekerja,  selamat aqidah, benar dalam  beribadah, bermanfaat untuk orang lain,  mampu mewujudkan rumah  tangga muslim, mendidik anak dengan baik. Disamping itu, dengan amal kita sanggup membimbing masyarakat untuk berbuat baik, menggalakan kepada semua perbuatan yang utama.

Yang dimaksud dengan pegorbanan adalah kesanggupan kita untuk memberikan harta, jiwa, waktu,  dan bahan apa saja, demi untuk mencapai tujuan dan cita-cita persyarikatan. Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Pengorbanan memang berarti kehilangan, namun pada hakikatnya adalah mendapatkan.

Yang dimaksud dengan ketaatan adalah, kita harus siap selalu manaati dan melaksanakan apapun keputusan persyarikatan, senang ataupun kurang senang, baik berwujud penyebaran pikiran yang benar kepada masyarakat, proyek-proyek pendidikan dan sosial  kemasyarakatan maupun apa saja yang disebut amal sholeh.

Yang dimaksud kemantapan adalah betah, sabar dan ulet dalam beramal dan berjuang, meskipun terasa lama belum mendapatkan hasil. Kita berjuang dan beramal sampai kapan pun sampai batas terakhir, menghadapi Illahi Robbi.

Sedang yang dimaksudkan  dengan persudaraan adalah mengikat erat jiwa kita dengan  ikatan  akidah yang kokoh dan iman yang mantab. Untuk itu, perlu dipelihara cinta kasih di antara kita, saling menghormati dan saling memperhatikan.

Yang dimaksudkan percaya adalah, kita percaya pada pemimpin,tentang kecakapan dan keikhlasannya, yang dapat menimbulkan rasa hormat, rasa cinta dan ketaatan. Pemimpin sendiri adalah merupakan sebagian dari dakwah, dan tidak ada dakwah tanpa pemimpin. Dengan saling percaya diantara pemimpin dengan yang dipimpin, maka Persyarikatan akan menjadi makin kokoh dan kuat, program akan lebih lancar dilaksanakan, tujuan akan makin cepat tercapai, kesulitan akan makin mudah diatasi. Hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin, akan lebih mesra seperti antara bapak dan anak, guru dengan anak didik.

...........bersambung......... 
Baca Artikel sebelumnya dan artikel selanjutnya menyusul



Posted by : hs from ipm komet


[1] KH. AR Fachrudin, dkk,Akhlak Pemimpin Muhammadiyah Kumpulan tulisan dan Dialog,Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, penyunting, Haedar Nashir, cet ke-5, 2010. 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More